Kantor Penanggulangan Bencana Kabupaten (KPBK) Kepulauan Seribu menghimbau agar warga Kepulauan Seribu waspada terhadap fenomena blooming algae yang terjadi saat ini.
Kepala Pelaksana (Kalak) KPBK Kepulauan Seribu, Muhammad Ali mengatakan blooming algae merupakan kejadian pertumbuhan lebat plankton atau fitoplankton di air laut yang dapat menyebabkan kematian massal dan mengontaminasi ikan atau biota laut dengan toxic yang dikeluarkan oleh fitoplankton.
"Saat ini sedang terjadi blooming algae di Perairan bagian selatan Pulau Pari, sehingga masyarakat sekitar dihimbau agar tidak mengkonsumsi ikan yang ditemukan dalam keadaan mati karena dapat mengakibatkan keracunan, mual, sakit kepala, bahkan dapat mengakibatkan kematian," terang Ali, Senin (02/11/2015).
Adanya fitoplankton, sambung Ali, disebabkan oleh suhu dan arus laut dengan pencahayaan yang membuat kondisi jenis fitoplankton tertentu hidup dan tumbuh lebih banyak dari biasanya dan dapat membahayakan kehidupan organisme konsumen seperti ikan dan biota laut lainnya.
Saat ini, tambah Ali, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak LIPI untuk mengantisipasi dan menangani kejadian ini serta telah mensosialisasikan kepada Camat, Lurah, Rw, Rt dan masyarakat di wilayah yang terdampak agar nantinya dapat bahu-mambahu mengantisipasi dampak dari kejadian tersebut.
"Jika terlanjur mengkonsumsi dan merasakan ada gejala mual dan lainnya segera ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri / age