Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, mendukung pembentukan kader Penanggulangan Bencana (PB) yang dilakukan oleh Kantor Penanggulangan Bencana Kabupaten (KPBK) di Aula Kantor Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (03/11/2015).   

“Tadi sudah di bentuk 40 Kader PB untuk Kelurahan Pulau Pari, sebelumnya sudah dilakukan juga oleh KPBK ditiap-tiap Kelurahan,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Hariyanto.

Denny menambahkan, di Kepulauan Seribu setidaknya memiliki beberapa ancaman bencana diantaranya kebakaran, cuaca ekstrim (puting beliung) dan epidemi yang penanganannya harus disesuaikan dengan kondisi wilayah.

“Paradigma penanggulangan bencana telah berubah dari penanganan tanggap darurat ke arah pengurangan resiko bencana. Oleh karena itu, diperlukan sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi baik unsur pemerintah, masyarakat dan dunia usaha,” katanya.  

Lanjut Denny, pembentukan kader Penanggulangan Bencana di Pulau Seribu sangat baik dalam rangka mempersiapkan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana mengingat Pulau Seribu terdiri dari gugusan pulau - pulau dan perairan laut, maka dibutuhkan kader atau relawan penanggulangan bencana yg memahami karakteristik wilayahnya.

“Ini merupakan kegiatan awal dimana KPBK merekrut pemuda-pemudi pulau berusia 18 samapi 35 tahun yg memiliki keinginan, tekad dan keihklasan dalam mengelola penanggulangan bencana,” tandasnya.  

Para kader PB, sambung Denny akan diberikan pengembangan wawasan dan keterampilan sesuai dengan karakteristik ancaman bencana di Kepulauan Seribu.

 

 

Reporter : Saeful Bahri / age