Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI) membentuk kelompok Destination Management Organization (DMO) bagi masyarakat maupun pelaku jasa wisata di 6 kelurahan, di Ruang Pola Gedung Kabupaten, Pulau Pramuka, Kecamatan Seribu Utara, Rabu (04/11/2015).
Torang Nasution Sekertaris DMO Pusat Kementerian Pariwisata menuturkan, program tata kelola destinasi pariwisata khususnya di Kepulaun Seribu baru kita mulai tahun 2015 ini diharapkan program tersebut bisa berlanju sampai tahun 2019.
" Kita telah melakukan fasilitasi terhadap 16 destinasi di Indonesia mulai dari Sabang sampai Maruke,” kata Torang.
Torang menuturkan, untuk 9 destinasi termasuk Kepulauan Seribu tergabung di Morotai, Menjangan, Blitung, Muaro Jambi dan lainnya.
“Ini merupakan pertemuan kedua terkait program DMO, kita memberikan pemahaman dan mensosialisasikan apa sih itu DMO dan pentingnya DMO bagi masyarakat maupun industri dan pemerintah daerah,” terangnya.
Tujuannya, sambung Torang, ya itu, agar destinasi pariwisata yang ada di Kepulauan Seribu dapat berdaya saing mempunyai ketertarikan yang kuat dan nilai yang berkelanjutan serta berkeadilan bagi masyarakat setempat.
“khususnya masyarakat yang terlibat dalam kepariwisataan maupun yang tidak terlibat," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri / age