Suku Dinas Pertanian, Keluatan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu mulai memindahkan tulang ikan paus dari Pulau Kotok ke Pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Achmad Cholik mengatakan, proses pemindahan kerangka ikan paus jenis sperma berdiameter 6 x 12 meter dari Pulau Kotok ke Pulau Tidung Kecil sedang tahap proses perontokan tulang belulang yang dilakukan tim ahli sebanyak lima orang dari Institut Pertanian Bogor (IPB).    

“Tulang ikan paus terlebih dahulu akan diberi tanda, sehingga memudahkan ketika nanti memasang kembali di hanggar yang sudah dibangun tahun 2014 lalu,” ungkap Ahmad Cholik kepada Beritapulauseribu.com, Kamis (19/11/2015).  

Selain itu, sambung Cholik, nanti akan dibuat sejarahnya, jadi wisatawan maupun warga yang mau melihat tahu asal muasal ikan paus tersebut, mulai dari terdampar di Pulau Kotok hingga tertangkap sampai mati dan saat ini di abadikan.    

“Museum ikan paus ini sebagai penunjang pariwisata bahari yang ada di Pulau Tidung Besar dan juga bisa dijadikan objek wisata edukasi untuk anak-anak,” ungkapnya.

Selain museum ikan paus, sambung Cholik,  pulau seluas 17 hektar tersebut juga terdapat  jogging track sepanjang 800 meter, pengembangan pohon produktif, budidaya ikan hias jenis haceri dan kerapu, serta gapura selamat datang di pintu masuk Pulau Tidung Kecil yang dijadikan kawasan agrowisata.

 

 

Reporter : Saeful Bahri / age