Tim United Nations International Childrens Emergency Fund (UNICEF) Central for Desease Control and Prevention, Atlanta USA, melakukan studi banding pengelolaan fase pemeliharaan eleminasi malaria di Kepulauan Seribu.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Helmi mengatakan, tujuan tim dari UNICEF ingin membuat pola bantuan yg akan diberikan dalam rangka Indonesia bebas Malaria Tahun 2030 nanti.
"Mereka mengapresiasi proses yg dilaksanakan Pulau Seribu, karena pada tahun 2013 adalah Kabupaten pertama di Indonesia yang menerima sertifikat eliminasi malaria,” ungkap Helmi, Senin (14/12/2015).
Helmi mengatakan, selama di Kepulauan Seribu mereka berkunjung ke Pulau Tidung dan Pulau Pari melihat laguna dan sumur-sumur yang terkontrol oleh Juru Malaria Desa yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk anopheles.
“Salah satu tempat yang dikunjungi di Pulau Seribu akan mendapat pola bantuan yang akan diberikan UNICEF pada tahun 2016,” tandasnya.
Sekedar diketahui, selain tim dari UNICEF Mr William A, Hawley, Mrs Kimberly ada juga perwakilan dari Kementerian Kesehatan yaitu Maria Endang dan Ferdinan J. Fajar.
Reporter : Bayu / age