Usai melakukan penenggelaman ‘Domus Musculi’ di perairan Pulau Pelangi, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menyempatkan untuk menemui keluarga korban Anak Buah Kapal (ABK), Cecep Sulaiman (20) Tidung Ekspres yang jatuh dan tenggelam Minggu (13/12/2015) lalu.
“Hari ini kita menyempatkan diri untuk menemui keluarga korban yang kebetulan juga sedang ikut melakukan pencarian bersama tim gabungan Polres, Pemkab Pulau Seribu dan SAR,” ungkap Budi Utomo, Kamis (17/12/2015).
Budi mengatakan, intinya keluarga sudah mengikhlaskan atas musibah yang merenggut nyawa anaknya tersebut.
"Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum Cecep Sulaiman, karyawan perusahaan jasa angkutan laut. Saya meminta kuluarga bersabar dan mendoakan agar korban bisa cepat ditemukan," ungkapnya.
Budi menambahkan, pihak Pemkab akan membantu pencarian korban secara maksimal yang hingga saat ini belum diketemukan. Prinsipnya mereka sudah ikhlas menerima dan seandainya pun tidak diketemukan mereka sudah siap, dan pihak keluarga pun siang ini mereka akan balik lagi ke Bandung, Jawa Barat.
“Kami meminta perusahaan tempat almarhum bekerja agar memberikan bantuan baik moril maupun material. Bantuan untuk kelurga korban dipastikan ada, namun besarnya berapa saya tidak tahu pasti yang jelas itu ada," tandas Budi.
Reporter : Saeful Bahri / age