Di Hari Ibu yang Ke- 87 tahun, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo meminta agar kaum ibu lebih memperhatikan asupan gizi yang diberikan selama ini kepada anaknya.
“Pendidikan gizi usia dini itu penting sekali, ibu-ibu juga harus paham bahwa anak-anak itu perlu mendapatkan sentuhan keibuan atau kasih sayang,” ungkap Budi Utomo, Selasa (22/12/2015).
Budi meyakini dan percaya bahwa seorang ibu ingin anaknya sukses dan berhasil. Saya juga sadar tidak semua ibu mengerti dan paham bagaimana menyediakan karpet merah atau lembaran sukses untuk anak-anaknya.
“Mulai hari ini ibu-ibu di Pulau Seribu termasuk para calon ibu mulai belajar bagaimana mendidik putra-pitrinya agar menjadi generasi penerus yang berhasil dan sukses,” katanya.
Budi mengatakan, seorang ibu tidak bisa mendidik anaknya setengah hati, harus penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang. Namun bukan berarti juga anaknya di manja, tidak! Tapi itu harus dibekali sikap mental yang baik.
"Pembangunan karakter generasi muda harus diawali dari rumah tangga.
Ini adalah salah satu berkurangnya peran keluarga. Kami berharap bahwa kedepan saya akan coba kampanyekan lewat ibu-ibu PKK, Dharma Wanita dan pengajian agar memberikan contoh yang baik. Dengan mengajarkan belajar tepat waktu, kalau dia seorang muslim harus diajarkan waktunya ibadah ya ibadah, waktu dia bermain ya bermain,” ungkapnya.
Jadi, kata Budi, contoh-contoh yang sederhana itu akan membekas dan itu akan membuat anak jadi lebih baik. Kemudain karakter itu dari kecil memang harus dibina.
“Juga bentuk anak-anak itu harus berani, jujur, tanggung jawab dan perduli. Sehingga bila dia besar akan punya karakter dan nilai yang berbeda dan dibutuhkan oleh masyarakt," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri / age