Sebanyak lima sekolah di Kepulauan Seribu ikut mendeklarasikan program sekolah aman bencana di Gedung Balai Kota, Selasa (19/01/2016).
Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Yanto Siregar mengatakan, program sekolah aman bencana ini merupakan kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.
"Ada lima sekolah di Kepulauan Seribu yang ikut mendekrasikan diantaranya, Sekolah Dasar (SD) 01,02 dan 03 Pulau Panggang, SMP 133 Pulau Pramuka dan juga SMAN 69 Pulau Pramuka," ungkap Yanto Siregar.
Dikatakan Yanto, pesan Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama dengan adanya program sekolah aman bencana ini diharapkan para pelajar lebih siap jika sewaktu-waktu menghadapi bencana.
"Kalau di Pulau Seribu para pelajar kapan saja harus siap karena cuaca buruk dan gelombang tinggi kapan saja bisa terjadi," ungkapnya.
Yanto menuturkan, deklarasi ini sangat baik terutama untuk memberikan pembelajaran pada guru-guru yang ada di wilayah Kepulauan Seribu.
"Untuk sarana dan prasarana di tiap-tiap sekolah akan kita tingkatkan lagi, begitu juga dengan manajemen penanggulangan bencana di sekolah dan pendidikan pengurangan risiko bencana yang salah satunya dengan memperkenalkan pengetahuan pengelolaan risiko bencana kepada pelajar," tandasnya.
Untuk diketahui, Deklarasi Program Sekolah Aman Bencana ditandatangani oleh Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto, Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto, Kepala Kanwil Kementerian Agama, Abdurrahman dan Country Director Plan International Indonesia, Myrna Remata Evora sebagai perwakilan LSM yang mendukung Program Sekolah Aman di Jakarta.
Reporter : Saeful Bahri / age