Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo meminta Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk menyediakan alat peninggi badan. Pasalnya tingkat pertumbuhan anak-anak di Kepulauan Seribu saat ini pertumbuhan tinggi badannya lambat dan kurung pengawasan.

"Saya minta seluruh pihak kesehatan untuk lebih perhatikan pertumbuhan anak, karena disini ikan banyak dan berlimpah. Jika dibutuhkan sediakan alat peninggi badan agar anak-anak Pulau Seribu tinggi badannya terpantau," ungkap Budi, Jumat (22/01/2016).

Sementara itu, Kepala Puskemas Kepulauan Seribu Utara, Edwin Nasli mengatakan, sebenarnya alat pertumbuhan badan itu hanya membantu saja, jadi program kami saat ini adalah Ketuk Pintu Layani dengan Hati. Dan kalau yang baru itu ada program 1000 hari pertama kehidupan.

"Jadi kita akan mulai dari ibu hamil sampai anak usia 2 tahun harus kita pantau, karena memang stunting (pendek) ini banyak penyebabnya, bisa karena proteinnya dan bisa juga karena zincnya," katanya. 

Edwin mengatakan, sebetulnya anak pulau itu rajin berenang tapi masalahnya asupan protein yang harus diperhatikan. Jadi selama ini anak-anak lebih senang jajan dari pada makan di rumah.

"Sekarang ini kita sedang buat program bagaiman pola asuh ibu akan menyediakan makanan untuk anak-anaknya kemudian intelejensianya, dan kita akan lakukan survey dini," tandasnya.

 

 

 

 

Reporter : Saeful Bahri / age