Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, akan membuat jadwal keberangkatan kapal ojek rute Pulau Lancang - Rawasaban Tangerang maupun sebaliknya. Hal ini menyusul adanya protes dari sebagian pemilik kapal tentang penetapan jadwal kapal yang dinilai tidak adil.  

"Untuk jadwal penyeberangan kita sudah atur ulang agar semua pemilik kapal bisa merasakan trayek pagi maupun siang hari," ungkap Lurah Pulau Pari, Murtaa, Jumat (22/01/2016).    

Dikatakan Murtaa, selama ini ada dua kali jadwal keberangkatan tiap harinya yang melayani warga maupun wisatawan yaitu pukul 7.00 WIB dan 10.00 WIB pagi dengan biaya Rp 20 ribu perorang untuk satu kali jalan. Karena sebagian pemilik kapal ada yang merasa tidak perna mendapatkan jadwal pagi dan selalu kosong saat berangkat siang meminta untuk diatur ulang agar semua bisa merasakan semua.

"Begitupun jadwal dari pelabuhan Rawasaban, Tengerang yaitu pukul 12.00 WIB dan pukul 15.00 WIB ini pun akan kita atur kembali," ungkapnya.

Selain itu, kata Murtaa, para pemilik kapal lebih mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan membawa penumpang melebihi kafasitas yang sudah ditentukan oleh Sudin Perhubungan dan Transportasi Kepulauan Seribu.    

"Kita minta tiap kapal wajib menyediakan alat keselamatan penumpang seperti left jacket atau pelampung keselamatan, radio panggil dan rakit penolong. Ini untuk mengantisipasi cuaca buruk maupun gelombang tinggi sewaktu-waktu terjadi," tandas Murtaa.

 

 

 

Reporter :  Saeful Bahri / age