Dalam penangan masalah sampah di wilayah 6 Kelurahan dan 2 Kecamatan, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo meminta setiap lurah mempunyai inovatif dalam mencarikan solusi. Sebab, ongkos angkut sampah dari laut ke darat sanagtlah mahal.
"Penanganan sampah di Kepulauan Seribu tidak harus selalu dibakar, tapi lurah sebagi estate manager wilayah harus memilki inovasi dan kreasi," ungkap Budi Utomo, saat Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Ruang Pola Kantor Kabupaten, Pulau Pramuka, Rabu (27/01/2016).
Dikatakan Budi, kemampuan Key Performance Indicator (KPI) lurah itu harus punya upaya untuk menyelesiakan masalah di setiap wilayah yang dipimpin karena itulah gunanya lurah.
"Semua wilayah di kendalikan oleh lurah atau camat, baik itu soal taman, lingkungan, sampah. Oleh sebab itu, ia harus punya jiwa memilki wilayahnya seperti dia memilki rumah, jadi apabila ada yang tidak pantas dia ganti," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri / age