Nelayan Pulau Untung Jawa, meminta Sudin Perhubungan dan Transportasi Kepulauan Seribu segera melakukan perluasan lokasi tambat labuh. Pasalnya, sekarang ini kondisinya semakin menyempit.
Lurah Pulau Untung Jawa, Badri mengatakan, pada saat ini kondisi tambat labuh sudah tidak memungkinkan untuk menampung kapal nelayan yang ada, karena sisi timur tidak ada penahan ombak yang permanen, sehingga semakin lama tambat labuh semekain mengecil.
"Kondisi itu sangat mengancam keberadaan kapal nelayan, sebab jika dilabuh di luar sana begitu ombak besar langsung menerjang badan kapal. Oleh karenanya kami sangat berharap areal tambat labuh ini segera diperluas supaya seluruh kapal nelayan Pulau Untung Jawa bisa tertampung di sini," ujar Badri, Kamis (28/01/2016).
Ditambahkan Badri, pihaknya sudah mencoba untuk mengusulkan agar tambat labuh segera ada perbaikan, namun dari pihak terkait belum ada jawaban. Dalam kurun waktu tahun ini jumlah kapal di Pulau Untung Jawa makain bertambah.
"Sudah hampir 5 tahun areal itu diusulkan, tetapi hingga saat ini belum ada realisasi perbaikan. Sekarang ini jumlah kapal hampir ratusan," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri / age