Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Yani menyampaikan keluhan warganya saat melakukan Rapat Pimpinan (Rapim) dengan Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo di dampingi Sekretaris Kabupaten (Sekab), Ismer Harahap dan Asisten Tata Pemerintahan, Eko Suroyo di Ruang Pola Kantor Kabupaten, Pulau Pramuka, Kepualaun Seribu Utara, Rabu (10/02/2016).
"Ada lima masalah yang sering dikeluhkan warga seperti jalan rusak, genangan air, bangkai kapal, WC Umum Apung (Jamban) dan tempat pembuangan akhir sampah," ungkap Moh. Yani.
Yani mengatakan, wilayah Kelurahan Pulau Kelapa kerap dilanda genangan dan banjir saat turun hujan lantaran kondisi tanah berada di posisi cekungan.
"Ada beberapa titik genangan air di 5 RW Kelurahan Pulau Kelapa pasca turun hujan, yang terparah berada di wilayah RW 01," ungkap Yan.
Dijelaskan Yani, masalah jalan rusak di Kelurahan Pulau Kelapa ada beberapa titik. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya meminta Sudin terkait segera melakukan perbaikan dengan cepat.
"Jalan di depan Masjid Al-Falah, dermaga Pulau Kelapa Dua kemudian depan TK Pulau Kelapa dan lainnya itu rusak parah," ungkapnya.
Selain itu, kata Yani bangkai kapal puluhan tahun dan WC umum apung di pantai juga merusak keindahan pantai Pulau Kelapa. Bahkan tempat pembuangan akhir sampah belum ada penanganan lebih lanjut dari Dinas terkait meski kami sudah bersurat.
"Kami berharap percepatan anggaran Dinas segera direalisasikan sehingga Pulau Kelapa semakin indah dan tertata rapih," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri / age