Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Seribu, Muhammad Anwar menilai paparan program kerja Camat Kepulauan Seribu Selatan, Arif Wibowo pada saat Rapat Pimpinan (Rapim), Senin (15/02/2016) tidak komprehensif. Pasalnya terlalu makro tidak kongkrit kepada titik permasalahan yang ada.
"Hanya terfokus pada pendataan jumlah penduduk sedangkan program pemberdayaan pada masyarakatnya tidak maksimal," M. Anwar saat berdialog dengan para Camat dan Lurah di Ruang Pola, Kabupaten, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.
Menurut Anwar, basic pembinaan memang yang dilihat itu data terlebih dahulu, misalnya mendata anak-anak yang putus sekolah dan tidak, setelah itu ajukan. Tapi ternyata yang ada hanya pendataan saja tidak ada konsep pemberdayaan masyarakat.
"Jadi ini konsep kerja Camat Kepulauan Seribu Selatan dalam setahun hanya pendataan saja. Tidak ada rencana kerja Key Performance Indicator (KPI) Kabupaten," ungkapnya.
Hal yang sama diutarakan, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Ismer Harahap, paparan camat tidak sinergi dengan apa yang di paparkan para Lurah di wilayahnya.
"Program kerja camat tidak sinkron dengan paparan Lurah. Ini terlalu makro sehingga potensi dan permaslahan wilayah tidak ada yang dijelaskan," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri / age