Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Anwar meminta Perusahaan Lembaga Teknik dan Manajemen Industri (LETMI) Institut Teknologi Bandung (ITB) tidak hanya menyediakan satu alat Incinerator pengelolaan sampah menjadi energi di satu pulau, tapi semua pulau penduduk.
"Kita minta sesuai spesifik kepulauan. Tapi setiap kelurahan itu ada alat tersebut sesuai dengan jumlah kapasitas sampah di kepulauan," ungkap Anwar, usai Rapat Pimpinan (Rapim) di Ruang Pola Kantor Kabupaten, Pulau Pramuka, Senin (21/03/2016).
Anwar mengatakan, bioteknologi sampah itu menjadi energi gas. Jadi, sampah itu bukanlah ancaman tapi peluang. Peluang itu dimanfaatkan untuk merubah energi listrik di Kepulauan Seribu.
"Kedepan tidak menutup kemungkinan kita akan bekerjasama dengan LETMI ITB. Namun saat ini belum masih dalam tahap pengkajian," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah