Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, proyek pembangunan harus dievaluasi berkala sehingga bisa terus dicek permasalahan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan sebuah proyek. Dengan begitu tak ada lagi cerita proyek mangkrak atau bermasalah dikemudian hari di Kepulauan Seribu.
"Banyak proyek pembangunan berhenti di tengah jalan alias mangkrak. Karena itu evaluasi berkala sangat penting. Begitupun dengan anggaran Rp 400 milyar dengan 600 kegiatan yang di usulkan sangat kecil, kurang banget, harus ditambah," ungkap Djarot usai membuka Musrenbang di Pulau Pramuka, Selasa (12/04/2016).
Kedepan, sambung Djarot jangan lagi ada pembangunan yang mangkrak seperti pembangunan pujasera di Pulau Untung Jawa itu tidak ada yang nempatin hancur tak terpakai.
Ia berpesan, beberapa hal yang harus diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu dalam musrenbang ini. Begitu juga kepada para tokoh masyarakat nanti harus memberikan sumbang pikiran untuk peningkatan pembangunan di Pulau Seribu.
"Masyarakat jangan ragu untuk menyumbangkan fikirannya. Kalau memang itu untuk pembangunan pulau yang lebih baik, kenapa tidak. Apalagi, Pak Gubernur DKI, Basuki T Purnama menginginkan masyarakat Kepulauan dilibatkan dalam peningkatan kesejahteraan hidup," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah