Sebanyak 45 warga Kelurahan Pulau Panggang, mengikuti penyuluhan ketahanan peningkatan kesehatan reproduksi yang digelar Kantor Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (KPMPKB) Kepulauan Seribu di Balai Warga Pulau Pramuka, Selasa (19/04/2016).
"Sosialisasi ini dalam rangka memberikan penyuluh advokasi komunikasi informasi dan edukasinya pada ibu hamil, puskesmas dan kader," ungkap Maman Mansur, Sub Bidang KB Kesehatan reproduksi dan pembangunan keluaraga.
Maman mengatakan, masyarakat Kepulauan Seribu belum ada yang ketahuan bahwa dia terkena Aids. HIV/AIDS ini seperti fenomena gunung es, dikhawatirkan ketika airnya surut itu banyak dan itu perlu tenaga sukarela untuk mendaftarkan diri ke pihak medis untuk melakukan cek darah, karena HIV/ AIDS diketahui memalui cek darah.
"Kalau setiap ibu hamil sadar diri dan dia memeriksakan darahnya, kemudian dia terinveksi virus HIV/AIDS itu ada kemungkinan dia tidak akan menularkan kepada anakanya," katanya.
Menurutnya, jika ibu hamil sudah tahu dengan cara lahirnya tidak normal atau harus melalui sesar. Dan kalau anak sudah lahir jangan diberikan asih. Ibunya diberikan air V semacam obat untuk memperkuat tubuh.
Upaya kita saat ini, tambah Maman, masih dalam tingka sosilisasi kepada warga, KIE dan advokasi. Puskesmas juga kita libatkan, barang kali ada orang yang sadar untuk memeriksakan dirinya, baik yang diketahui atau tidak agar ditampung pihak Puskesmas.
"Kita tidak ingin kecolongan atas HIV/AIDS dan berharap Kepulauan Seribu terbebas dari penyakit tersebut, karena merupakan salah satu destinasi wisata nasional," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah
Detail Berita
PEMBERDAYAAN KESEHATAN
45 Warga Ikuti Penyuluhan Kesehatan Reproduksi
Reporter: Sudin Kominfotik Kab. Adm. Kepulauan Seribu
19/04/2016