Sebanyak 50 nelayan Pulau Seribu mengikuti sosialisasi aspek keselamatan dan keamanan dari perusahaan gas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Serbaguna Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, Jumat (03/06/2016).

Lurah Pulau Untung Jawa, Badri Yosi mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengimbau seluruh masyarakat nelayan Kepulauan Seribu agar lebih mengutamakan keselamatan dalam berlayar khususnya diwilayah operasi kapal Floating Storage Regasification Unit (FSRU) yang ada di perairan Kepulauan Seribu Selatan.    

"Para nelayan kebanyakan merokok sehingga dikhawatirkan kalo buang puntung rokok sembarangan terjadi kebakaran yang akan mengakibatkan nelayan itu sendiri kecelakaan dan kapalnya pun sudah pasti terbakar," ungkap Badri.
 
Ia mengatakan, pemerintah wajib mensosialisasilkan keselamatan berlayar karena merupakan hal yang wajib di lakukan agar masyarakat maupun nelayan mengetahui seperti apa potensi dan resiko bencana yang bisa mengancam keselamatan.

"Sosialisasi ini diikuti oleh nelayan Pulau Untung Jawa sebanyak 25 orang dan Pulau Panggang 25 orang. Supaya mereka berlayar tidak melebih batas atau paling tidak jaraknya 200 meter," pintanya.  

Selain itu, sambung Badri dalam segi keselamatan berlayar ditekankan pada pentingnya mempersiapkan peralatan keselamatan seperti life jacket atau jaket keselamatan.

"Banyak para nelayan yang lupa pakai jaket keselamatan, atau malah tidak memiliki, sehingga ketika dihempas ombak langsung tenggelam. Namun, jika tidak ada life jaket bisa membawa jerigen agar bisa menyelamatkan nyawa para nelayan saat di laut," tandasnya.



Reporter : Saeful Bahri
Editor      : Zaini Miftah