Puluhan tukik (anak penyu sisik) dilepasliarkan di Pantai Pulau Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, oleh Taman Nasional Laut sebagai upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem dalam menghadapi perubahan iklim, Minggu (05/06/2016).
Kepala Seksi Pengelola Tamana Nasional (SPTN) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Kusminardi mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mensuport program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Forum Internasional ratusan mahasiswa sadar lingkungan.
"Untuk memberikan edukasi terutama pada generasi muda yang mencintai lingkungan, maka dengan program Kemenpora ini kami fasilitasi dengan mengajak mereka mencintai lingkungan dalam hal ini pengenalan penyu yakni penyu sisik," ungkapnya, Senin (06/06/2016).
Menurut Kusminardi, selain pengenal penyu sisik dan jenis penyu hijau yang ada di Kepulauan Seribu mereka juga kita kenalkan dengan tanaman mangrove.
"Pelepasan dan juga penanaman lamun dan eksositem mangrove diharapkan mereka bisa mempraktekan. Jadi bukan hanya sekedar simbolis, formalitas saja tapi dijadikan aksi nyata dilingkungannya," katanya.
Selain itu, tambah Kus, pelepasliaran tukik tersebut juga melibatkan mahasiswa dari 6 negara tetangga Indonesia, diantaranya, Malayasia, Filpina, Singapura dan lainnya.
"Setidaknya, keterlibatan mahasiswa dari negeri tetangga bisa diterapkan di negara-negara mereka bahwa disini juga diberikan edukasi pengenalan biota berupa penyu sisik," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah