Suku Dinas Tata Air (SDTA) Kepulauan Seribu diminta segera menambahkan tanggul pemecah ombak (breakwater) yang berada di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara untuk melindungi dari hempasan ombak pada saat musim angin barat.
"Posisi breakwater tersebut sudah bagus dan tidak perlu ada kajian ulang hanya saja panjangnya perlu ditambahkan supaya pecahan ombak tidak menghantam RPTRA pada saat angin barat daya," ungkap Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, Rabu (29/06/2016).
Budi mengatakan, dari dokumen pelaksanaan anggaran itu sekitar 500 meter sedangkan ini baru 300 meter. Selain itu juga di pantai selatan Pulau Pramuka juga untuk segera dibangun.
"Spot banan boat tetap diadakan agar lebih menarik sehingga kunjungan wisatawan makin meningkat dan dapat meningkatkan perekonomian warga," katanya.
Sementara itu, Kepala Sudin Tata Air Kepulauan Seribu Mustajab mengatakan, pembangunan tanggul pemecah ombak di RPTRA Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka sudah terasa manfaatnya pada saat gelombang pasang pada Senin (27/06/2016) lalu.
"Manfaatnya sudah terasa, tentunya kita akan amankan RPTRA tersebut dari hempasan gelombang. Meskipun pekerjaan baru terpasang kurang lebih 150 meter dari total 594,6 meter dan pantai selatan pun akan kita bangunkan breakwater," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah
Detail Berita
PEMBERDAYAAN KESEHATAN
Tanggul Pemecah Ombak RPTRA Tanjung Elang Berseri Minta Dipanjangkan
Reporter: Sudin Kominfotik Kab. Adm. Kepulauan Seribu
29/06/2016