Untuk antisipasi selama libur lebaran, pemilik kapal tradisional (kapal ojek) Kepulauan Seribu diminta lebih memperhatikan faktor keselamatan penumpang saat melakukan pelayaran mudik ke sejumlah pelabuhan dari daratan Jakarta dan Tangerang Banten begitu sebaliknya.

"Faktor keamanan yang penting. Jadi pemilik kapal jangan menaikan penumpang melebihi kapasitas kapal. Yang mau mudik jangan memaksakan jika kapal penuh karena masih banyak kapal lain," ungkap Budi Utomo Bupati Kepulauan Seribu, Rabu (06/07/2016).

Dikatakan Budi, imbauan tersebut disampaikan menyusul banyaknya pengusaha angkutan laut antar pulau ini yang kerap mengabaikan faktor keselamatan penumpang. Seperti tidak melengkapi alat pelampung sesuai jumlah penumpang dan memuat penumpang melebihi kapasitas kapal.

"Kecelakaan laut sering terjadi karena keteledoran maupun ketidak pedulian terhadap faktor keselamatan. Penumpang maupun pemilik kapal kerap menyepelekan daya tampung maksimal kapal," kata Budi.

Pihaknya juga menghimbau warga Kepulauan Seribu yang mau ke darat jangan lupa memastikan kondisi rumah dalam keadaan terkunci, aman dan listrik maupun kompor dimatikan. "Pastikan kondisi rumah aman sehingga pada saat mudik barang-barang berharga tidak dibobol pencuri," tandasnya.

 


Reporter : Saeful Bahri
Editor       : Zaini Miftah