Untuk dapat mengoperasikan kendaraan pengangkut sampah, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pulau Panggang rela patungan membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Pasalnya hingga saat ini anggaran BBM tak kunjung dicairkan oleh Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta.

"Jika tidak ditanggulangi sampah tidak bisa diangkut dan semakin banyak akan menambah lebih berat tugas PPSU," ungkap Yulihardi Lurah Pulau Kelapa, Selasa (12/07/2016).

Ia menambahkan baik PPSU, Kasie Prasarana, Sekretaris Kelurahan dan saya pribadi secara bergantian harus merogoh kocek untuk membeli premium sehingga kendaraan pengangkut sampah bisa terus di operasikan tiap harinya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebersihan Kepulauan Seribu, Bambang Suntoro mengatakan Sudin Kebersihan sejak awal tahun 2016 persiapan masa transisi, anggaran di transfer ke Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

"Anggaran Sudin Kebersihan nol. Semuanya sudah dialihkan ke Dinas. Dinas bekerjasama dengan PT Pertamina Retail untuk pengadaan BBM sehingga Sudin hanya bisa minta ke Dinas," ungkapnya.

Bambang menambahkan, pengadaan bahan bakar minyak di Dinas Kebersihan DKI Jakarta meliputi BBM truk-truk pengangkut sampah, termasuk kapal-kapal dan kendaraan operasional di Kepulauan Seribu.

"Padahal kita sudah minta diutamakan karena Kepulauan Seribu sangat tergantung dengan BBM, namun pihak Pertamina Retail tidak mau," pungkasnya.
 

Reporter : Saeful Bahri
Editor      : Zaini Miftah