Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan dermaga sandar kapal tradisional (kapal ojek) yang ada di 6 Kelurahan di wilayah Kepulauan Seribu tidak layak. Padahal Kepulauan Seribu sudah dicanangkan sebagai kawasan 10 destinasi pariwisata nasional oleh Presiden RI, Joko Widodo.
"Libur lebaran Idul Fitri kemarin ada 114 ribu wisatawan yang berkunjung ke sejumlah Pulau Wisata Pemukiman, namun sejumlah fasilitas di Pulau Pemukiman yang menjadi tujuan wisatawan masih banyak yang belum diperbaiki," ungkap Budi Utomo, Rabu (13/07/2016).
Ia menambahkan, harusnya peningkatan jumlah wisatawan ke Pulau Seribu dibarengi dengan perbaikan fasilitas dermaga kedatangan dan keberangkatan seperti Pulau Pramuka, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Kelapa, Pulau Pari dan Pulau Harapan.
"Dalam Rapim pak Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama sudah mengintruksikan SKPD terkait untuk segera melakukan pembenahan dermaga keberangkatan supaya lebih bagus agar wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu merasa nyaman," ungkapnya.
Selain itu, sambung Budi pihaknya sudah perintahkan Sudin Perhubungan dan Transportasi Kepulauan Seribu untuk segera melakukan percepatan lelang agar perbaikan dermaga-dermaga bisa di mulai.
"Dinas Perhubungan DKI dan Kementerian kalau ada program percepatan pembangunan dermaga kita minta diprioritaskan karena Kepulauan Seribu merupakan pintu masuknya DKI Jakarta," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Sudin Perhubungan dan Transportasi Kepulauan Seribu Robert Edward saat dikonfirmasi mengatakan, kelayakan peningkatan fasilitas dermaga kapal keberangkatan dan kedatangan semua ada di Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Kewenangan pembangunan atau perbaikan peningkatan fasilitas dermaga itu ada pada Dinas, karena itu terkait gerbang masuk Pulau Seribu," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah