Untuk antisipasi terulangnya tanggul pemecah ombak atau breakwater ambrol, Suku Dinas Tata Air Kepulauan Seribu mengganti tali pengikat kubus beton di 9 Pulau Pemukiman dengan tambang nilon.

“Kita ganti kawat pengikat itu dengan tali tambang nilon yang kekuatannya bisa mencapai 5 tahun dan akan terus kita evaluasi penggunaannya," ungkap Kepala Sudin Tata Air Kepulauan Seribu, Mustajab, Selasa (02/08/2016).

Ia mengatakan sudah mulai diperbaiki tanggul yang ambruk. Robohnya topi tanggul diakibatkan kawat pengait kubus belum diikat dengan kuat sehingga putus saat ombak menghantam.

“Tambang nilon tidak cepat karat terhadap air laut,” tandasnya.



Reporter : Saeful Bahri
Editor      : Zaini Miftah