Gerobak motor (Germor) pengangkut sampah yang ada di 6 Kelurahan, Kabupaten Kepulauan Seribu banyak yang tidak terawat. Bahkan dibiarkan rusak dan menjadi barang rongsokan.
Untuk anggaran perawatan gerobak motor masih menjadi kewenangan Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta.
"Dua germor di Kelurahan Pulau Untung Jawa rusak parah, sehingga untuk proses pengakutan sampah di lingkungan warganya terpakasa harus pinjam ke unit UPK Kebersihan pantai," ujar Lurah Pulau Untung Jawa, Ardani, Jumat (19/08/2016).
Ia menambahkan hampir dua tahun kendaraan germor dibiarkan mangkrak, Kelurahan tidak bisa menganggarkan karena masih menjadi aset Dinas Kebersihan.
Lanjut Ardani, selain kekurangan kendaraan pengangkut sampah, banyak inventaris kantor yang rusak lantaran tak adanya anggaran khusus untuk perawatan kendaraan.
"Kan sifatnya lelang, kami bikin rencana kebutuhan spare part, kami ajukan permohonan nanti baru lelang, jadi kita bukan belanja, sesuai kebutuhan saja," ujarnya.
Hal sama diutarakan, Lurah Pulau Panggang, Yulihardi, armada pengakut sampah gerobak motor di wilayahnya juga rusak dan hanya menjadi barang rongsokan. Karena tidak adanya anggaran perawatan.
"Pulau Pramuka ada 2 dan di Pulau Panggang ada 1 yang masih beroperasi, yang lainnya rusak. Namun yang 3 unit tersebut juga butuh perwatan, sebab ditakutkan rusak parah," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah
Detail Berita
PEMBERDAYAAN KESEHATAN
Gerobak Motor di Pulau Seribu Tidak Terawat
Reporter: Sudin Kominfotik Kab. Adm. Kepulauan Seribu
19/08/2016