Pengguna jalan mengeluhkan tumpukan tanah bekas galian proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Jalan Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Pantauan Beritapulauseribu.com, tanah bekas galian tersebut ditempatkan disembarang jalan dan juga konblok bekas galian tidak ditempatkan seperti semula sehingga mengganggu aktivitas warga yang melewati jalan tersebut. Selain itu juga mengakibatkan genangan air saat turun hujan.

Erik (38), warga Pulau tidung mengatakan, harusnya para pekerja Sudin Tata Air itu memperhatikan kondisi jalan yang terganggu. Dimana, tumpukan tanah bekas galian dibiarkan berada disepanjang pinggir jalan. Dan bekas urukannya dibiarkan hingga timbul genangan air.

"Jangan sampai proyek IPAL itu mengganggu para penguna jalan," keluh Erik, Selasa (06/09/2016).

Sementara itu, Mustajab Kepala Sudin Tata Air Kepulauan Seribu saat dikonfirmasi mengatakan, penggalian IPAL di Pulau Tidung memang sudah dimulai, dan pihak owner maupun penyedia juga telah melakukan koordinasi dengan warga.

"Penggalian jaringan pipa utama yang harus menggali jalan itu telah disosialisasikan kepada warga juga telah disampaikan akan dilakukan pengalihan sementara. Karena pembangunan IPAL tersebut bagian dari mendukung destinasi wisata bahari Kepulauan Seribu," tandasnya.



Reporter : Saeful Bahri   
Editor     : Zaini Miftah