Warga Pulau Sebira menginginkan adanya fasilitas helikopter ambulance yang bisa menangani dengan baik jika sewaktu-waktu ada pasien yang harus cepat ditangani medis.
"Pulau Sebira ini kan jaraknya sangat jauh, jika hanya mengandalkan 1 kapal ambulance saja tidak akan terlayani. Apalagi kalau ada pasien dari pulau lain yang berbarengan ingin di rujuk ke RSUD," ujar Anisa (35) warga RT 02/02, Kamis (15/09/2016).
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Ewdin Nasli mengatakan, sudah menyampaikan keinginan warga Pulau Sebira tersebut. Dimana kebutuahan helikopter ambulance ini sangat dibutuhkan masyarakat.
"Jadi memang ada pasien yang mempunyai penyakit stroke dan jantung tidak bisa terlalu lama penangannya, harus cepat dibawa ke RSUD. Karena kita tahu Pulau Sebira merupakan pulau terjauh yang ada di wilayah DKI Jakarta," ujarnya.
Ia menambahkan, sambil menunggu helikopter ambulance faktor resikonya yang kita kurangi. Mulai dari gaya hidupnya dan pola makannya, karena di Pulau Sebira warganya kalau sedang musim rajungan makannya rajungan, begitu juga musim cumi-cumi itu yang kita kedepankan.
“Sedapat mungkin di Pulau Sebira ini faktor resikonya yang kita kurangi. Jadi biar mereka itu tidak menjadi stroke hemoragik atau yang berdarah dan mereka masih bisa mengontrol jantung itu yang kita tekankan,” imbuhnya.
Selain itu, sambung Edwin, di Pulau Sebira juga harus ada tanaman sayuran hidroponik biar mereka juga makan sayur untuk serat.
Reporter : Zaini Miftah
Editor : Zaini Miftah