Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, panen ikan kerapu di Kerambah Jaring Apung (KJA) Pulau Panggang untuk mengevaluasi hasil dari budidaya ikan yang dikelola oleh masyarakat.

“Jadi, hari ini kita bersama pak Gubernur ingin mengevaluasi program bagi hasil sebesar 80 persen untuk pembudidaya dan 20 persen untuk Pemprov DKI di KJA milik warga Pulau Panggang,” ujar Budi Utomo, Selasa (27/09/2016).

Ia menambahkan, pengembangan budidaya ikan sistem bagi hasil terus dievaluasi begitu juga dengan pakan ikan, benih ikan dan laninya dimasa mendatang.

“bisnis ini merupakan prosfek yang sangat bagus. Gubernur DKI Jakarta optimis jika konsep 80 persen dan 20 persen itu diterapkan dengan adil dan diberikan kepada orang yang ingin usaha budidaya dan sudah melakoni usah tersebut, itu pasti bisa berhasil,” tuturnya.

Sambung Budi, tidak ada lagi model dibagi berdasarkan kelompok yang hanya memenuhi standar. 10 orang padahal 8 orang tidak suka itu tidak akan berhasil.

Ditambahkan Budi, salah satu contoh panen hari ini adalah panen ikan kerapu macan dan kerapu lodi yang bisa menginspirasi masyarakat bahwa kedepan bisnis ini akan lebih baik.

"Kita bisa bayangkan jika ada 1.000 kerambah yang ada bisa produksi panen bareng, makan Jakarta dan daerah lainnya akan dibanjiri dengan prodak ikan Kepulauan Seribu," tandasnya.


Reporter : Saeful Bahri
Editor     : Zaini Miftah