Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, kualitas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 nanti harus lebih baik daripada lima tahun yang lalu.
“Mulai dari Pemerintah, Panwaslu, KPU, Lurah, Camat dan Partai Politik perlu menjamin semua keamanan dan ketertiban agar kualitas pemilu lebih baik daripada lima tahun yang lalu. Ukuranya adalah berapa besar masyarakat berpartisipasi ikut memilih menentukan pilihan pimpinannya,” ujar Budi Utomo, Senin (03/10/2016).
Ia menambahkan, proses pendataan yang baik di lapangan pencocokan dan penelitian (coklit) antara jumlah data penduduk dan statistik yang ada di data kita sama dengan yang ada di lapangan.
“KPU masih melakukan tahapan coklit sampai 7 Oktober 2016. Nanti kita akan evaluasi mulai dari permasalahan seperti data ganda dan kategori orang sakit jiwa dan keerbelakangan mental harus ada tim medis yang menentukan itu,” ujarnya.
Kemudian sambung Budi, masih ada data 340 yang tidak jelas. Ini harus duduk bareng, mengupdatneg hasil coklit PPDB antara KPU, Panwaslu Dinas Kependudukan Lurah, dan Camat.
“Intinya data pemilih di Kepulauan Seribu itu harus baik 100 persen. Jadi kegiatan pemutakhiran data ini menjadi dasar penentu kualitas Pilkada yang akan kita lakukan nantinya,” pungkas Budi.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah
Detail Berita
PEMBERDAYAAN KESEHATAN
Kualitas Pilkada DKI di Kepulauan Seribu Harus Lebih Baik
Reporter: Sudin Kominfotik Kab. Adm. Kepulauan Seribu
03/10/2016