Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menginstruksikan lurah dan camat untuk memperketat barang-barang yang masuk melalui pelabuhan di wilayahnya masing-masing.
Hal itu, terkait adanya jenis permen yang terindikasi mengandung narkoba yang sudah masuk ke wilayah Kepulauan Seribu.
“Pertama saya akan koordinasi dengan Kapolres Kepulauan Seribu dan Satpol PP untuk lebih memperketat semua bentuk barang-barang yang masuk ke pulau,” ujar Budi Utomo, Selasa (11/10/2016).
Kedua, sambung Budi, kita minta di perbaiki pintu masuk dari darat ke pulau-pulau seperti di wilayah Tanjung Pasir dan Rawasaban, Tangerang. Selain itu, Marina Ancol maupun Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara sehingga bisa di kontrol.
“Untuk sementara waktu paling tidak di pintu masuk di pulau - pulau harus lebih ketat. Saya akan panggil Lurah Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa terkait adanya jenis permen narkotika yang masuk ke wilayahnya,” ujarnya.
Budi menambahkan, peredaran narkoba memang berubah-ubah bentuk, ada yang jenis permen maupun dari rokok-rokokan yang anak-anak itu senang. Tujuannya untuk merusak generasi muda.
“Tahun 2020-2025 Indonesia mendapat bonus demografi dan 6,4 juta pekerja pemuda kita urutan ke 4 terbanyak selain Negara China, Korea dan Amerika. Dan ini pasti ada oknum-oknum yang tidak suka. Oleh karena itu, narkoba ini sasarannya anak-anak SD. Karena kalau 10 - 15 tahun mereka sudah menjadi pemuda,” tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah
Detail Berita
PEMBERDAYAAN KESEHATAN
Bupati Instruksikan Lurah dan Camat Perketat Pintu Masuk Pelabuhan
Reporter: Sudin Kominfotik Kab. Adm. Kepulauan Seribu
11/10/2016