Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kepulauan Seribu, Robert Edward mengatakan untuk mempercepat pembangunan Dermaga Timur Pulau Pramuka agar bisa segera di fungsikan kapal nelayan perlu penambahan alat berat.

"Saat ini baru ada 1 alat berat, butuh 1 lagi sehingga pekerjaannya bisa sesuai target," ujar Robert, saat melakukan peninjauan lokasi proyek, Kamis (10/11/2016).

Robert mengatakan, pembangunan dermaga belum mencapai 2 persen, sebab proses pengerukannya belum mencapai tubir dan baru tersedia kubus-kubus cetak dan brikes di lokasi.

"Jadi pembangunan struktur itu ada brikes, jika brikes material pabrikasi sudah siap tinggal kita susun atau rakit saja. Perakitan tidak memakan waktu cukup lama dua minggu sudah selesai pengecoran," katanya.

Robert menambahkan, sedangkan untuk pemancangan beton-beton sendiri ada 30 titik lokasi 5 hari pekerjaannya. Pemancangan ini yang paling krusial perkiraan 2 minggu selesai.

"Dermaga Timur Pulau Pramuka mempunyai lebar 3 x 24 meter, sedangkan jalan menuju dermaga 3 x 6 meter dikerjakan PT Cipta Cahaya Aqillah," pungkas Robert.



Reporter : Saeful Bahri  
Editor     : Zaini Miftah