Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kepulauan Seribu masih mengkaji pengadaan moda transportasi pesawat ampibi beroperasi di perairan laut Kepulauan Seribu yang dinilai tidak membutuhkan infrastruktur besar.
"Memang angkutan udara pesawat ampibi) efektif dan efisien, tapi angkutan udara ini mahal. Karena terkait keselamtannya juga berbeda dengan transportasi lain, sangat ketat," ujar Kasudin Sudinhubtrans Kepulauan Seribu, Robert Edward Jumat (25/11/2016).
Ia mengatakan, untuk meningkatan sektor pariwisata pesawat ampibi ini tidak membutuhkan infrastruktur yang ribet, karena ia bisa mendarat di perairan, setelah itu ia bisa kepinggir pantai dan cukup didorong.
"Dari sistem transportasi bagus, tapi apakah di Kepulauan Seribu ini sudah membutuhkan transportasi seperti itu. Perlu kita dalami juga apakah kebutuhan transportasi udara ini betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat," katanya.
Ditambahkan Robert, jika pesawat ampibi ini dibutuhkan peruntukannya untuk apa, apakah untuk VIP atau evakuasi itu harus didalami lagi.
"Transportasi udara di Kepulauan Seribu terkendala ruang udara, karena wilayahnya dekat dengan Bandara Soekarna- Hatta dan wilayah KKP untuk latihan terbang. Dan apakah masih ada zona bebas, ini perlu didalami juga," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah