Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menular melalui udara. Untuk mencegah penularan pada orang lain, salah satunya dengan menggunakan masker.
"Kalau ada masyarakat yang batuk, sebaiknya memakai masker supaya tidak menularkan bakteri. Sebab, kita gak tau itu batuk biasa atau batuk karena TB, terutama penderita yang sudah terkena TB," ujar Ervina dokter umum Puskemas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, saat talk show epidemiologi terkait penyebaran TB pada suatu daerah di Radio Kepulauan Seribu (RKS) FM 107.7, Rabu (15/03/2017).
Dia mengatakan, penyakit ini merupakan penyakit yang menjadi perhatian khusus dalam dunia kesehatan dalam menanggulanginya. Sebab, Indonesia termasuk dalam 5 besar negara yang memiliki pengidap TB (tuberculosis) terbanyak di dunia.
"Dari studi yang kemudian dituangkan ke dalam indikator, diperkirakan ada 336 kasus TB dalam 100.000 penduduk. Kepulauan Seribu sendiri terdapat sekitar kurang lebih 10 orang penderita TB, dari 18 pasien Utara dan Selatan," katanya.
Ia menambahkan, pengobatan TB sangat lama, paling cepat 6 bulan dan obat harus diminum setiap hari tidak boleh putus. Kalau putus, yang ditakutkan itu bakteri Tuberculosis ini menjadi kebal dan lebih susah buat disembuhkan.
"Gejala yang paling sering batuk lebih dari 2 minggu, keringat malam, berat badan sulit naik," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah