Warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara meminta pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dilanjutkan tahun ini.
Lurah Pulau Panggang, Yulihardi mengatakan, mudah-mudahan pembangunan SWRO tidak menemui kendala seperti tahun 2016 lalu. Karena, warga sangat membutuhkan.air bersih.
"Sebagaian besar warga masih mengambil air bersihnya di Pulau Karya dengan menggunakan ojek kapal, mengeluarkan biaya yang tidak sedikit,” ujar Yulihardi, Kamis (16/03/2017).
Sementara itu, Aditya Putra, Kasi Pembangunan Air Baku dan Air Bersih Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, mengatakan, pihaknya akan membanguan SWRO dengan kafasitas 700 Kubik perhari.
“Warga boleh ambil 60 liter air per hari sesuai ketentuan. Kita harapkan, lelang baru proyek SWRO dengan kapasitas yang bisa memenuhi kebutuhan air bersih penduduk satu kelurahan,” terangnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah