Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Admninistrasi Kepulauan Seribu meminta kualitas bangunan delapan sekolah yang akan di renovasi lebih diperhatikan dan dijaga mutunya. Pasalnya, kondisi struktur tanah di Pulau Serbu berbeda dengan daratan. Selain itu, juga kualitas udara dan air pun sangat berbeda.

"Vendornya harus lebih bagus, kondisi bangunan jelas harus berbeda dengan daratan dan bisa menyesuaikan postur tanah di kepulauan. Jadi, harus lebih tinggi kulitasanya," ujar Ismer Harahap, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Rabu (03/05/2017).

Ia menuturkan, Sudin Pendidikan Kepulauan Seribu harus melakukan pengawasan dari mulai proses perencanaan, pelaksanaan, hingga akhir pembangunan gedung sekolah.

"Tidak hanya Sudin, tapi Inspektorat Kabupaten (Irbankab) dan semua sektor juga ikut mengawasi pembangunan. Maksimal bangunan itu kuatnya hingga 20 tahun," tandasnya.

Sekedar diketahui, delapan sekolah yang direnovasi total adalah SMKN 61 Pulau Tidung, PKBM 36 Pulau Harapan, SMPN 260 Pulau Harapan, SMPN 133 Pulau Pramuka, SMPN 288 Pulau Lancang, SMPN 285 Pulau Untung Jawa, SDN 03 Pulau Panggang dan SDN 01 Pulau Kelapa.

 

 

 

Reporter : Saeful Bahri
Editor      : Zaini Miftah