Pembangunan sembilan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Pulau Pemukiman yang akan dilanjutkan tahun ini terancam batal. Pasalnya, hingga kini belum ada tindaklanjut dari pejabat pembuat komitmen (PPK) terkait lelang baru.

Anggaran pembangunan SWRO di sembilan Pulau Pemukiman mencapai Rp 97 miliar.

"Terancam batal. Karena, tidak ada tanda-tanda akan dilanjutkan tahun ini, potensi dilanjutkan tahun depan," ujar Mustajab, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kepulauan Seribu, Rabu (10/05/2017).

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap mengatakan, sangat meyayangkan batalnya pembangunan SWRO dilaksanakan tahu ini. Menurut Ismer, ketersedian air bersih sangat diharapkan warganya.

“Ketersedian air bersih sudah ditunggu lama warga, begitu juga dengan wisatawan yang berkunjung,” terangnya.

 

 

 

Reporter : Saeful Bahri
Editor     : Zaini Miftah