Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu, Mustajab mengatakan, 200 meter tanggul pemecah gelombang (breakwater) Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari yang rusak diterjang gelombang tinggi sejak sebulan lalu sudah rampung dikerjakan.

"Kita sudah selesaikan tanggul yang rusak sepanjang 200 meter sejak dua hari lalu, akibat diterjang gelombang tinggi," ujar Mustajab, Rabu (24/05/2017).

Dikatakannya, perbaikan tanggul pemecah gelombang tidak memakan waktu lama, mengingat ini sangat penting untuk memperlambat gelombang laut saat musim angin barat dan angin timur.

"Perbaikan dilakukan dengan menyusun ulang kubus dan mengganti tali pengikat, tujuannya untuk memperkuat hantaman gelombang tinggi," tandasnya.

 

 


Reporter : Saeful Bahri
Editor     : Zaini Miftah