Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhanan (UPAPK) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Faris mengatakan, perbaikan jembatan apung yang rusak di Pulau Lancang Besar, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, masih menunggu Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun ini.
"ABT kita sudah usulkan, mudah-mudahan Oktober 2017 perbaikan jembatan apung rusak tersebut sudah bisa di mulai pekerjaannya," ungkap Faris, Rabu (21/06/2017).
Ia mengatakan, total ada 6 jembatan apung di Kepulauan Seribu diantaranya di Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Payung, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan Pulau Harapan.
"Anggaran tiap pulau nilainya berbeda, karena luasan tiap pulau berbeda, karena masih glondongan jadi belum bisa berapa besaran rupiahnya," katanya.
Dikatakannya, selama menunggu proses perbaikan, agar warga yang melintasi jembatan yang rusak untuk berhati-hati.
Sebelumnya, Lurah Pulau Pari, Surahman mengatakan, kondisi jembatan apung kondisinya rusak dan sangat membahayakan.
"Sejak dibangun 2011 lalu belum perna ada perawatan. Oleh karena itu, kita perbaiki sendiri karena jembatan utama dan akses satu-satunya warga," tandasnya.
Reporter : Saeful Bahri
Editor : Zaini Miftah