Dewan Pendidikan Kepulauan Seribu menggelar pelatihan implementasi kurikulum 2013, di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jalan Nangka Tanjung Barat, Jakarta Selatan. 

Ketua Pelaksana, Ahmad Muntoi mengatakan, pelatihan dimulai sejak  24 hingga 25 November 2017, diikuti 68 guru-guru di Kepulauan Seribu mulai dari tingkat SD,SMP,SMA/SMK maupun sederajat.

Ia menambahkan, selama dua hari para guru di Kepulauan Seribu diberikan pelatihan pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), pembuatan silabus, program tahunan, pembuatan kartu soal, dan sistem evaluasi pembelajaran.  

"Kegiatan ini merupakan program rutin Dewan Pendidikan dilakukan tiap tahun sekali kerjasama dengan China National Offshore Oil Corporation (CNOOC)," ujar Muntoi, Sabtu (25/11/2017). 

Ketua Dewan Pendidikan, Slamet Huzaini mengatakan, pelatihan implementasi kurikulum 2013, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru dalam rangka mensukseskan program pemerintah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). 

"Melalui pelatihan ini kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kepulauan Seribu semakin meningkat," ungkapnya. 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah mengatakan, menyambut baik kegiatan pelatihan implementasi kurikulum 2013. Diharapkan bisa memberikan motivasi, karena guru itu paling penting dalam satu proses pendidikan.

"Saya berkeinginan fokus kita bukan yang bersifat sarana dan prasana semata, tapi pada peningkatan guru-guru dan siswanya," ujarnya. 

Dikatakan Irmansyah, guru-guru harus bisa memposisikan anak-anak didiknya itu sebagaimana mereka juga mendidik anak mereka sendiri dirumah. 

"Berikanlah apa yang kita miliki dengan sepenuh hati, tulus dan iklas seperti halnya kita memperlakukan mereka seperti anak sendiri. Karena guru mempunyai posisi yang sangat strategis untuk bisa memberikan kontribusi yang luar biasa bagi Kepulauan Seribu supaya mereka bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang akan datang," ungkapnya. 

Irmanysah berkeinginan, siswa-siswa di Kepulauan Seribu menjadi orang-orang yang bermanfaat, bisa bersaing tidak hanya yang di daratan tapi dengan mereka yang di luar negara lain.   

"Kegiatan ini harus harus kita apresiasi, karena untuk peningkatan kompetensi kepada guru-gurunya. Terutama dalam cara mengajar teknologi harus mengikuti perkembangan terutama fisiologis, banyak hal yang mereka harus memahami itu," tandasnya.  

 


Reporter : Syamsul Hudha
Editor      : Zaini Miftah