Memasuki musim penghujan dan angin kencang disertai gelombang tinggi di wilayah Kepulauan Seribu. Kelurahan Pulau Panggang menggelar apel kesiapsiagaan antisipasi bencana.

Apel kesiapsiagaan antisiapasi bencana diikuti puluhan anggota Satpol PP, kepolisian, petugas PPSU, Pemadam Kebakaran dan petugas Sudin Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu. 

"Berbagai langkah antisipasi terus kita lakukan seperti melakukan siskamling atau piket jaga malam secara bergantian," ujar Lurah Pulau Panggang, Yulihardi, Selasa (28/11/2017). 

Dikatakan Yulihardi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrim seperti ini akan berlangsung kurang lebih selama satu bulan. Puncaknya pada akhir tahun 2017 dan di awal tahun 2018.

"Saya mengimbau kepada masyarakat nelayan dan pengelola kapal  tradisional agar selalu waspada saat melakukan pelayaran. Ditekankan untuk selalu mentaati peraturan berlayar, salah satunya menyediakan serta menggunakan alat keselamatan," ujarnya. 

Ditambahkannya, yang paling penting masyarakat tidak melakukan aktivitas pelayaran dilaut kalau cuaca tidak memungkinkan. Kita wajib berhati-hati.  

 

Reporter : Ahmad Zarkasih 
Editor      : Zaini Miftah