Angin kencang dan golombang tinggi mengakibatkan kapal Prabu Bahari yang ditumpangi Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terdampar di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.
Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah mengatakan, hari ini kita ingin mengecek kesiapan dermaga keberangkatan dari Tanjung Pasir, Pelabuhan Rawasaban, Tangerang tujuan Pulau Seribu terkait dengan persiapan libur natal dan tahun baru.
"Karena gelombang tinggi dan angin kencang disertai hujan, akhirnya kita memutuskan untuk berhenti di Pulau Untung Jawa sampai cuaca membaik," ujar Irmansyah, Rabu (20/12/2017).
Dikatakan Irmansyah, kondisi ini juga dialami kapal ojek yang membawa ratusan wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau Tidung, Pulau Harapan dan Pulau Pari.
"Mereka tidak berani melanjutkan perjalanan akibat cuaca buruk dan saat ini masih berlabuh di dermaga Pulau Untung Jawa dan tidak berani melanjutkan perjalanan," ujarnya.
Irmansyah mengimbau, agar para pemilik kapal maupun wisatawan untuk mengetahui informasi tentang cuaca, jika terjadi cuaca buruk tidak memaksakan untuk berlayar mambawa wisatawan.
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui aparat yang ada di tiap dermaga keberangkatan kapal terkait keamanan mulai dari pengecekan mesin kapal maupun lef jacket," ungkapnya.
Sementara itu, Sri Parati (53) salah seorang wisatawan mengatakan, ia bersama 50 orang rombongan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandung akan berlibur ke Pulau Tidung.
"Kami berangkat menuju Pulau Tidung pukul 08.30 WIB, tetapi karena cuaca buruk kapal ojek yang kami tumpangi tidak berani melanjutkan perjalanan dan mampir ke pulau terdekat Pulau Untung Jawa," ujarnya.
Dikatakan Sri, karena banyaknya peserta yang takut untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Tidung akhirnya kami memutuskan untuk membatalkan berlibur ke Pulau Tidung.
"Saat ini kami masih menunggu kapal speed boat yang menjemput dari Marina Ancol untuk membawa rombongan," tandasnya.
Editor : Zaini Miftah