Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) di Pulau Sebira, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara yang rusak sudah bisa difungsikan kembali. Saat ini, warga setempat sudah bisa menikmati air bersih.

Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Ahmad Saiful mengatakan, sebelumnya perawatan BWRO dilakukan secara swadaya oleh warga. Namun warga merasa keberatan, kemudian mengajukan surat ke Sudin Sumber Daya Air. 

"Saat ini sudah selesai kami lakukan perbaikan. Sejumlah komponen yang rusak sudah kami ganti. Anggaranya Rp 200 juta, " ujar Ahmad, Rabu (27/12/2017).

Dikatakan Ahmad, BWRO memiliki kapasitas 20 liter permenit bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga Pulau Sebira. Saat ini warga bisa menikmati air secara gratis, namun kedepan akan dikenakan tarif.

"Saat ini masih gratis, karena baru kami ambil alih. Tapi misalkan bayar Rp 25 rupiah perliter," ujarnya. 

Ditambahkan Ahmad, kualitas air tanah di Pulau Sebira sangat baik dibandingkan pulau lain, karena sudah tawar. Kedepan pihaknya akan menganggarkan kembali perawatan di BWRO di Pulau Sebira. 

"Tahun depan akan kami anggarkan kembali perawatan BWRO," pungkasnya.

 


Reporter : Saeful Bahri
Editor      : Zaini Miftah