Fenomena alam gerhana bulan yang terjadi pada 31 Januari, ternyata berdampak baik bagi sektor pariwisata Kepulauan Seribu, dimana terjadi peningkatan kunjungan wisatawan yang berjumlah 938 orang.

Berdasarkan data statistik Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu per tanggal 31 Januari, kunjungan wisatawan nusantara mencapai 901 orang, sedangkan untuk wisatawan mancanegara mencapai 37 orang.

Total 938 wisatawan tersebut datang dari lima pintu masuk Kepulauan Seribu, yaitu Marina Ancol sebanyak 412 orang, Kaliadem (240), Tanjung Pasir (147), Rawasaban (119), dan Sunda Kelapa (20).

“Dampak gerhana bulan memang ada dari sisi kunjungan para wisatawan di Kepulauan Seribu, namun kondisinya tidak meningkat tajam,” kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia di Jakarta, Kamis (01/02/2018).

Seperti diketahui, dalam menyambut gerhana bulan tersebut, pihak Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu telah menyiapkan lima lokasi demi memudahkan pengamatan gerhana bulan.

Kelima lokasi itu adalah Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Pantai Pasir Perawan di Pulau Pari, Pantai Sakura di Pulau Untung Jawa, Villa Kedaton di Pulau Pramuka serta Dermaga di Pulau Harapan.

“Lima lokasi tersebut memang menjadi tempat paling mudah dalam melihat dengan jelas fenomena gerhana bulan, selain itu lima pulau tersebut juga memang berpenduduk serta memiliki fasilitas untuk home stay yang layak,” jelas Cucu Ahmad Kurnia.