Sekitar 75 rumah di dua Pulau Permukiman, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Jakarta Kepulauan Seribu rusak diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Jum'at (02/02/2018) dini hari.

Menurut Lurah Pulau Panggang, Yulihardi menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mendata dampak kerusakan yang ditimbulkan dari peristiwa angin puting beliung di dua Pulau Permukiman, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Jakarta Kepulauan Seribu.

"Kejadian terjadi sekitar pukul 03.45 WIB, data yang tercatat ada 75 rumah rusak dan masih terus kami data karena dikhawatirkan bertambah. Akibat dampak ini, puluhan warga sibuk merapihkan dan mengevakuasi puing-puing rumah mereka," kata Yulihardi.

 Dirinya mengatakan, bahwa dua Pulau Permukiman yang diterjang puting beliung tersebut adalah Pulau Panggang dan Pulau Pramuka, di Kelurahan Pulau Panggang, namun yang paling merasakan dampaknya dan kerusakannya adalah Pulau Panggang, karena banyak rumah warga yang mengalami kerusakan..

"Rumah warga yang rusak di Pulau Panggang ada 69 rumah, sedangkan untuk di Pulau Pramuka ada 6 rumah. Sebagian besar asbes dan gantengnya bertebaran," jelas Yulihardi.

Yulihardi juga mengaku hingga kini warga dibantu Satpol PP, Kepolisian, Petugas PPSU dan Sudin Gulkarmat membersihkan bangunan yang terkena puting beliung dan juga pohon tumbang di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjungan Timur.

"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Dan kita pun siapkan dapur umum di depan kantor kelurahan untuk warga," pungkasnya.

 

 

 

 

 


Reporter : Saeful Bahri