Dampak angin puting beliung yang terjadi pada Jumat (02/02/2018) pukul 03.045 WIB di Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara mengakibatkan puluhan rumah rusak.

Meski merusak puluhan rumah, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan hanya menimbulkan kerugian material yang mencapai ratusan juta.

Menurut Ketua RW 03, Pulau Panggang, Eli Yanto mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 03.45 WIB, jelang waktu salat subuh, dimana suasana hujan turun lebat disertai angin kencang dan suara guntur.

"Saya kaget, suara apa itu bertebaran diatas. Saya tidak berani keluar rumah, karena suasananya sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Eli menjelaskan, saat pagi hari banyak warga yang melapor akibat angin puting beliung, dan tercatat ada sebanyak 21 rumah warga di RT06 dan 07, RW003 rusak diterjang angin puting beliung.

“Rata-rata kerusakan pada bagian atap rumah, banyak genteng dan asbesnya berterbangan. Infonya di RW 02 dan 01 juga di Pulau Pramuka terkena dampaknya,” terangnya.

Sementara itu, salah satu warga RT 06/03, Teguh (38) yang rumahnya terkena angin puting beliung mengatakan, rumahnya mengalami rusak parah, dengan kondisi tembok retak, kayu kaso terangkat terbang bersama dengan puluhan asbes.

"Semoga pemerintah bisa membantu dengan cepat, Sehingga kami bisa tinggal dengan nyaman, tidak beratapkan langit malam," kata Teguh.

 

 


Reporter : Saeful Bahri