Perayaan Tahun Baru kalender Tionghoa atau yang biasa disebut dengan Imlek ternyata dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Kepulauan Seribu untuk bisa menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Seperti diketahui, perayaan Imlek tahun ini masuk dalam tahun Anjing Tanah yang disimbolkan sebagai kepercayaan yang kuat dan kesederhanaan.

Menurut Sudin Parbud Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia mengaku bahwa moment Imlek memang menjadi target untuk bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, mengingat lokasi yang berdekatan dengan pusat perhelatan imlek di DKI Jakarta, yaitu di kawasan Glodok, Kota Tua dan beberapa area lainnya yang banyak diburu wisatawan mancanegara, khususnya China, Singapura atau Taiwan.

“Moment Imlek memamg ditargetkan bisa meningkatkan kunjungan wisata di Kepulauan Seribu, karena area berdekatan dengan wilayah Jakarta Utara atau pintu masuk menuju Kepulauan Seribu,” tutur Cucu di Jakarta, Rabu (14/02/2018).

Rencananya untuk menyambut moment tersebut, pihaknya akan mengandalkan kegiatan atau acara yang dilakukan di beberapa resort yang ada di Kepulauan Seribu, seperti Pulau Putri, Sepa, Bidadari, Ayer, serta Pelangi.

“Setiap resort yang ada akan menampilkan kegiatan yang berhubungan dengan perayaan Imlek ini, tentunya mereka memiliki kelebihan tersendiri untuk menarik minat wisatawan. Kami menargetkan dengan kesiapan para resort tersebut maka akan terjadi peingkatan kunjungan wisatawan dua hingga tiga kali lipat,” jelas Cucu.

Namun, tambah Cucu, peningkatan wisatawan bisa terjadi jika cuaca menuju Kepulauan Seribu bersahabat, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman dalam perjalanan ke pulau.

 

 

 

 

 

Reporter : Petrus A