Sebanyak tiga kegiatan disiapkan Suku Dinas (Sudin) Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Utara bagi masyarakat Kepualaun Seribu dalam Program Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri.
Ketiga kegiatan tersebut adalah pelatihan mengemudi mobil untuk sim A, pelatihan satuan pengamanan (Satpam-red), serta pembentukan wiarsuaha baru seperti salon atau pembuatan kue.
Menurut Kepala Seksi Pelatihan Penempatan Produktifitas dan Transmigrasi Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Utara, Sri Wahyuni menjelaskan bahwa program ini ada di wilayah Jakarta Utara, namun bisa juga dirasakan masyarakat di Kepulauan Seribu, dengan mendaftarkan diri langsung.
“Kami harapkan masyarakat Kepulauan Seribu bisa terlibat, karena ini sangat bermanfaat sekali, apalagi di pulau banyak usaha-usaha kecil,” tutur Sri di Jakarta, Rabu (14/02/2018).
Nantinya untuk pelatihan mengemudi mobil akan dibuka sebanyak 286 orang dengan syarat status tidak bekerja atau pengangguran, memiliki ijazah, usia maksimal 30 tahun, membawa kartu keluarga, KTP atau E-KTP.
Pelatihan satpam dibuka untuk 150 orang dengan syarat ijazah SLTA, tinggi minimal 168 cm (laki-laki), 165 cm (wanita), tidak bertato, tidak memiliki tindik tubuh, dan tidak memiliki penyakit kulit.
Pembentukan wiarsuaha baru dibuka 40 peserta untuk pembuatan kue, dan 40 peserta untuk salon, dengan syarat usia diatas 20 tahun, memiliki ketrampilan dibidangnya, minat usaha.
“Untuk pendaftaran bisa langsung ke kantor Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Utara, dengan membawa persyaratan, tentunya program ini terbuka untuk masyarakat Kepulauan Seribu,” tutur Sri.
Reporter : Petrus A