Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kepulauan Seribu menggelar pertemuan dengan Bank DKI terkait mekanisme pembayaran pajak di Kepulauan Seribu.
Kepala UPPRD Kepulauan Seribu, Noer Subchan mengatakan, pada saat melakukan sosialisasi, pihaknya banyak menerima pertanyaan para wajib pajak saat akan melakukan pembayaran pajak, sedangkan kantor kas Bank DKI saat ini hanya ada di Pulau Pramuka.
"Kami berharap Bank DKI bisa memfasilitasi dengan sistem yang lebih baik, untuk memudahkan para wajib pajak yang akan membayar pajaknya," kata Noer, Rabu (14/02/2018).
Pemimpin Departemen Hubungan Lembaga Bank DKI, Euis Ratih, mengatakan, hasil pertemuan ini ada beberapa solusi pertama yakni menambah fitur yang ada di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sedangkan kedua pengadaan mesin ATM setor tunai, namun untuk solusi kedua, pihaknya harus berkoordinasi dengan manajemen.
"Untuk solusi pertama sedang berjalan, insya Allah Maret ini sudah bisa jalan, sedangkan solusi kedua akan segera kami tindaklanjuti," pungkasnya.
Reporter : Zaini Miftah