Perhelatan Deep and Extreme 2018 yang akan digulir pada Maret mendatang, ternyata mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu untuk mempromosikan lokasi wisata yang ada.

Hal tersebut dikatakan Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah usai melakukan audiensi dengan penyelenggara pameran Deep and Extreme 2018 di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Senin (19/02/2018).

“Perhelatan ini sangat menarik untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Kepulauan Seribu, karena jarak yang dekat dari daratan, sehingga bisa mendapatan hiburan atau kegiatan olahraga air,” tutur Irmansyah.

Namun dirinya memastikan keikutsertaan Pemkab Kepulauan Seribu ini perlu melibatkan pihak-pihak terkait, agar bisa membantu dan bekerja sama mempromosikan wisata di Kepulauan Seribu, karena minim pendanaan yang disediakan.

“Dana APBD di Pemkab Kepulauan Seribu tidak ada, maka kita akan melibatkan beberapa pihak terkait, agar bersama-sama mensukseskan kehadiran Pemkab Kepulauan Seribu di pameran Deep and Extreme 2018,” kata Irmansyah.

Pameran Deep and Extreme 2018 akan dihelatkan pada 8-11 Maret, Pemkab Kepulauan Seribu akan segera bekerja keras untuk mendapatkan dukungan tersebut, mengingat batas waktu yang ditetapkan pihak penyelenggara hingga 26 Februari mendatang.

Menurut Irmansyah, Pameran Deep and Extreme 2018 menjadi salah satu promosi Kepulauan Seribu mempromosikan olahraga air, seperti menyelam, snorkeling, dan lainnya.

“Kita akan kenalkan kepada para pengunjung yang akan menyambangi meja stand Pemkab Kepulauan Seribu dengan fasilitas untuk memudahkan mereka berlibur, lengkap dengan data spot menyelam atau snorkeling,” tambahnya.

 

 

 

 

Reporter: Petrus A