Wilayah di Kepulauan Seribu tampaknya harus memenuhi beberapa persyaratan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk bisa menikmati konsep Go Digital yang akan diterapkan pada tahun ini.
Konsep tersebut nantinya berupa layanan akses internet gratis (Wifi-red), dimana untuk wilayah Kepulauan Seribu akan ada 4 pulau yang ditargetkan mendapatkannya, yaitu Pulau Untung Jawa, Tidung, Kelor dan Pramuka.
Namun Kemenpar melalui PIC Kepulauan Seribu dan Kota Tua, Dodi Riadi memastikan pemberian itu harus didukung dengan beberapa syarat titik yang akan diberikan fasilitas internet gratis.
“Untuk mendukung rencana go digital ini, kami juga melihat potensi landscape-nya. Di Pulau Kelor itu ada peninggalan berupa benteng Belanda yang sangat artistic, lalu untuk Pulau Pramuka itu terkenal karena sunset-nya. Penguatan sinyal internet ini juga untuk mendukung penambahan infrastruktur di Kepulauan Seribu,” jelas Dodi.
Kemenpar sendiri sengaja menyiapkan konsep tersebut untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Kepulauan Seribu, sehingga semakin menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kehadiran layanan internet tersebut dinilai menjadi salah satu kebutuhan utama bagi wistawan, dan diharapkan semakin menaikkan value destinasi, serta memberikan kemudahan.
Tercatat kunjungan wisatawan menuju Kepulauan Seribu cukup tinggi, dimana Tahun 2017, rata-rata kunjungan wisatawan tumbuh sekitar 15%, atau sekitar 70 ribu wisatawan mancanegara, sedangkan wisatawan lokal jumlahnya mencapai sekitar 890 ribu orang. Para wisatawan masuk melalui sejumlah pintu, seperti Dermaga Marina, Ancol, dan Kaliadem.
Wisatawan asal Tiongkok menjadi yang paling banyak datang ke Kepulauan Seribu, diikuti Malaysia, Singapura, Jepang, dan negara-negara Eropa.
Reporter: Petrus A